ILKOM AMIKOM GANDENG ATMAJAYA BEKALI MAHASISWA PADA WORKSHOP RISET DAN PENULISAN SKRIPSI ANGKATAN 2022
Sebanyak kurang lebih 100 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2022 mengikuti kegiatan workshop riset yang diselenggarakan pada Kamis, 5 Juni 2025 di Ruang Citra 2. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyusun skripsi serta melakukan penelitian di bidang ilmu komunikasi, sebuah tahapan yang kerap menjadi tantangan besar bagi banyak mahasiswa.
Workshop ini menghadirkan Nobertus Ribut Santoso, Ph.D., seorang akademisi dari Magister Ilmu Komunikasi Universitas Atmajaya Yogyakarta yang telah banyak dikenal melalui kontribusinya dalam bidang riset media, komunikasi budaya, dan metodologi penelitian. Dalam paparannya, Dr. Nobertus secara langsung menyoroti tantangan paling umum yang dihadapi mahasiswa saat mulai mengerjakan tugas akhir.
Menurut Wiwid Adiyanto, M.I.Kom, selaku ketua panitia, melihat bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap kegelisahan yang cukup banyak dirasakan oleh mahasiswa terkait proses penelitian. “Kami melihat bahwa banyak mahasiswa merasa kebingungan ketika hendak memulai skripsi. Mulai dari bingung menentukan topik, tidak tahu cara mencari referensi yang relevan, hingga kesulitan memilih metode penelitian yang tepat. Workshop ini diharapkan menjadi jawaban atas keresahan itu,” ujar Wiwid Adiyanto, M.I.Kom.
Dalam sesi utama, Dr. Nobertus membimbing peserta melalui proses sistematis dalam menyusun riset komunikasi. Ia menjelaskan bagaimana menggali ide penelitian yang relevan dan aktual di tengah perkembangan pesat dunia komunikasi. Lebih lanjut, peserta juga diajak untuk memahami konsep kesenjangan penelitian (research gap), sebuah titik penting yang sering luput dari perhatian mahasiswa dalam merumuskan pertanyaan riset.
“Menemukan kesenjangan penelitian bukan hanya soal mencari topik yang belum pernah diteliti, tetapi bagaimana kita melihat hal-hal yang bisa dikembangkan, dikritisi, atau dilengkapi dari riset sebelumnya,” ujar Dr. Nobertus. Ia juga menekankan pentingnya membaca jurnal ilmiah secara luas dan kritis sebagai bekal untuk memahami peta riset yang sudah ada.
Selain itu, peserta mendapatkan latihan langsung untuk menentukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan topik masing-masing. Dalam kelompok kecil, mahasiswa berdiskusi dan mempraktikkan cara menyusun kerangka metodologi, memilih teknik penggalian data seperti wawancara mendalam, observasi partisipatif, hingga analisis isi media.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab maupun saat diskusi kelompok. Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk bertanya langsung tentang ide penelitian mereka, baik yang sudah mulai dirancang maupun yang masih dalam tahap eksplorasi.
Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama dan motivasi dari Dr. Nobertus, yang mengajak mahasiswa untuk tidak takut memulai riset. “Penelitian bukan soal menemukan yang paling hebat atau spektakuler, tapi soal bagaimana kita peka terhadap fenomena komunikasi di sekitar kita, lalu mengolahnya dengan pendekatan ilmiah. Mulailah dari apa yang anda minati dan pahami, lalu kembangkan dengan serius,” pesannya.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta tidak hanya lebih siap secara teknis dalam menyusun skripsi, tetapi juga lebih percaya diri menghadapi proses penelitian secara keseluruhan. Workshop ini menjadi salah satu upaya konkret kampus dalam mendukung pencapaian akademik mahasiswa melalui pendekatan yang aplikatif dan membumi – (Tim P3M, Gz).
File Attachments
Galeri Gambar